Tinkerbell INFORMASI DARIKU
SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA AAMIIN

Rabu, 03 Juli 2024

TUGAS 7.C EKPLORASI KONSEP-MODUL 1.2

 

TUGAS 7.C EKPLORASI KONSEP-MODUL 1.2

Oeh Siti Suratmi,S.Pd.

 

Diagram identitas gunung es sangat berkaitan dengan penumbuhan profil pelajar pancasila pada murid, karena dengan memahami identitas gunung es saya bisa memahami bahwa potensi murid lebih banyak yang tidak terlihat dari pada yang terlihat. Dengan demikian, sebagai guru saya harus membantu murid menggali potensi murid dan membantu untuk mengeksplor potensi itu. Tentunya dengan menerapkan Profil pelajar pancasila, Beriman dan bertakwa pada tuhan yang esa dan berahlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis.



konsekuensi logis yang dapat saya lakukan sebagai calon guru penggerak dalam transformasi pendidikan yaitu menumbuhkembangkan minat dan bakat murid sesuai kodratnya, membentuk karakter murid dengan optimal sesuai profil pelajar pancasila baik afektif, psikomotor, sosial dan akhlak.

 

 

TUGAS 5.B EKPLORASI KONSEP-MODUL 1.2

 

TUGAS 5.B EKPLORASI KONSEP-MODUL 1.2

Oeh Siti Suratmi,S.Pd.

 

Banyak nilai-nilai yang harus diperkuat dalam diri saya setelah mengetahui teori pilihan dan motivasi intrinsik, karena saya merasa belum menguasai banyak nilai-nilai untuk pengembangan potensi diri, maka yang perlu saya perkuat yaitu:

1)      Sikap mandiri perlu diperkuat dalam mengasah kemampuan dan pengetahuan. Hal ini perlu saya lakukan agar saya  mampu mengambil inisiatif belajar secara mandiri dan mengatasi tantangan dengan keberanian.


 

2)      Sikap berpihak Pada Murid sangat perlu saya perkuat agar gusaya memiliki perhatian terhadap kebutuhan belajar murid yang berbeda, dengan berpihak pada murid maka pembelajaran yang saya lakukan tidak lagi berpusat pada guru melainkan murid. Lebih sepesifik pada pembelajaran menggunakan metode diskusi kelompok, yang diawali dengan kesepakatan kelas agar diskusi berjalan lancar.

 

3)      Sikap reflektif merupakan sikap yang perlu saya miliki untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri, melihat dampak dari Tindakan yang saya lakukan dan terus belajar untuk memperbaiki kessalahan-kesalahan. Spesifik pada pengambilan tindak lanjut terhadap hasil belajar murid, masukan guru lain terhadap tindakan yang saya lakukan.

 

4)      Sikap kolaboratif juga perlu saya kuatkan karena saya harus bersikap terbuka terhadap pendapat dan saran guru lain dalam pengembangan komunitas. Dengan berkolaborasi, saya mampu menemukan Solusi dalam menjalani tantangan  sebagai guru dengan cara berbagi pengetahuan dan kerja sama. Lebih sepesifik pada kegiatan komunitas belajar, dalam komunitas belajar saya bisa mendiskusikan metode pembelajaran yang tepat sasaran untuk diguakan.

5)      Sikap yang tak kalah penting untuk saya kuatkan adala inovativ, karena inovativ adalah sikap yang mendorong guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang inovatif. Sepesifik Tindakan yang saya lakukan adalah menciptakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar agar pembelajaran menyenangkan.

 


Nilai-nilai yang harus saya perkuat tersebut adalah nilai-nilai yang dapat saya lakukan untuk menciptakan belajar menyenangkan dan menciptakan murid yang menerapkan profil pelajar Pancasila dalam hidupnya. 

TUGAS 3.A EKPLORASI KONSEP-MODUL 1.2

 

TUGAS 3.A EKPLORASI KONSEP-MODUL 1.2

Oeh Siti Suratmi,S.Pd.

Calon Guru Penggerak Angkatan 11


1.     Bagaimana Bapak/Ibu memahami cara kerja otak, 5 kebutuhan dasar manusia, tahap tumbuh-kembang anak berserta pengaruhnya pada pembentukan kebiasaan dan nilai-nilai hidup manusia? Mengapa demikian?

 

Selamat sore bapak fasilitator, saya akan menjawab dua pertanyan pada laman ini yaitu

1)      Cara kerja otak berdasarkan pemikiran Daniel Kahneman yang saya pahami.

Sistem kerja otak dibedakan menjadi dua yaitu sistem kerja otak cepat dan sistem kerja otak lambat. Sistem kerja otak cepat dikelola oleh kerja otak reptile dan mamalia yang diperumpamakan dengan orang berjalan menurun menggunakan escalator arah turun dengan maksud system kerja otak cepat adalah system kerja otak yang mengoptimalbagian tubuh yang bekerja di bawah alam sadar meminimalkan energi.


Sedangkan sistem kerja otak lambat dikelola oleh kerja otak primate dan otak luhur manusia. System kerja otak lambat diumpamakan denga orang yang berjalan menaik menggunakan escalator turun, jika orang tersebut berhenti berjalan maka akan Kembali keposisi awal. Walau pun demikian ternyata sistem kerja otak lambat ini diguakan untuk berpikir yang lebih kompleks sehingga membutuhkan banyak energi yang bertentangan dengan bagian alamiah tubuh manusia.

 

2)      5 Dasar kebutuhan Manusia yang Saya Pahami

Kebutuhan dasaar manusia yang saya pahami setelah membaca materi 5 dasar kebutuhan manusia yaitu:




Pertama,
kebutuhan Bertahan Hidup yang merupakan kebutuhan utama atau pokok yang harus dipenuhi untuk bisa bertahan hidup.

Kedua, kebutuhan kasih sayang dan rasa di terima orang lain merupakan kebutuhan berupa keinginan untuk tetap Bersama dengan orang lain yang memiliki peran berharga dalam hidupnya.

Ketiga, kekuasaan dan penguasaan merupakan kebutuhan seseorang untuk memiliki yang diinginkanya dan menjaganya dengan caranyanya sendiri.

Ke empat, kebebasan merupakan kebutuhan untuk mengatur hidupnya sendiri sesuai dengan keinginannya seperti memilih dan membuat pilihan hidup.

Ke lima, kesenangan merupakan kebutuhan yang berhubungan dengan batin seseorang.

 

3)      Tahap Perkembangan anak menurut Ki Hajar Dewantara yang saya Pahami

 

Tahap perkembangan anak memiliki jalan yang berbeda sesuai dengan kodrat yang dimiliki anak. Tahap perkembangan anak ada tiga tahapan mulai dari  usia 0-8 tahun yang disebut tahap wiraga. Tahap wiraga adalah periode pertumbuhan jasmani dan indra yang sangat pesat pada anak, pada fase ini guru focus pada pemberian akses dan penyediaan pengalaman belajar agar anak makin merdeka dalam mengekspolorasi dunianya.


 Tahap perkembangan ke dua tahap wiraga-wirama mulai usia 9-16 tahun periode berjalannya pola pikir anak. Gur pada fase ini menuntun anak untuk melakukan, membiasakan, menginsyafi, hingga kahirnya menyadari mengapa mereka melakukan kebiasaan yang baik.

Tahap selanjutnya di sebut Wirama, usia 17-24 tahun, tahap anak menata masa depannya seirama dengan sesame dan semesta. Guru pada fase ini menuntun dan menantang anak dalam pengelolaan diri dan pengenalan potensi anak.

 

4)      Pengaruh Cara Kerja Otak, 5 Dasar Kebutuhan Manusia dan Tahap Perkembangan Anak pada   Pembentukkan pembiasaan dan Nilai-Nilai Hidup

Pembentukkan kebiasaan dan nilai-nilai hidup manusia dipengaruhi oleh cara kerja otak  kebutuhan dasar anak dan tahap pertumbuhan anak. Setiap anak memiliki dua sistem cara kerja otak yang berbeda baik itu cepat atau lambat, namun aka nada salah satu yang dominan. Begitu juga dengan kebutuhan dasar dann tahap perkembangan anak , yang terjadi sesuai kodratnya masing-masing. Hal tersebut dapat memengaruhi pembentukkan kebiasaan dan nilai-nilai hidup, maka guru harus dapat memahami kebutuhan murid sesuai dengan cara kerjaotak, kebutuhan dasar, dan tahap perkembangannya.

 

 

 

2.       NILAI-NILAI YANG PERLU DIKUATKAN SEBAGAI GURU PENGGERAK, MENGAPA?

Sebagai guru penggerak, saya perlumenguatkan nilai mandiri, berpihak pada murid, reflektif, kolaboratif dan inovativ.

1)      Sikap mandiri perlu diperkuat dalam mengasah kemampuan dan pengetahuan. Hal ini perlu dilakukan agar guru mampu mengambil inisiatif belajar secara mandiri dan mengatasi tantangan dengan keberanian.

2)      Sikap berpihak Pada Murid sangat perlu diperkuat agar guru memiliki perhatian terhadap kebutuhan belajar murid yang berbeda, dengan berpihaknua guru pada murid maka pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru melainkan murid.

3)      Sikap reflektif merupakan sikap yang perlu dimiliki untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri, melihat dampak dari Tindakan yang guru lakukan dan terus belajar untuk memperbaiki kessalahan-kesalahan.

4)      Sikap kolaboratif juga perlu dikuatkan karena guru harus bersikap terbuka terhadap pendapat dan saran guru lain dalam pengembangan komunitas. Dengan berkolaborasi, guru mampu menemukan Solusi dalam menjalani tantangan  sebagai guru dengan cara berbagi pengetahuan dan kerja sama.

5)      Sikap yang tak kalah penting untuk dikuatkan adala inovativ, karena inovativ adalah sikap yang mendorong guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang inovatif.

 

Demikian pemahaman saya terhadap cara kerja otak, dasar kebutuhan anak, tahap perkembangan anak,pengaruhnya terhadap pembiasaan nilai-nilai hidup serta nilai-nilai yang perlu saya perkuat sebagai calon guru penggerak.

 

 

Selasa, 02 Juli 2024

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1

 


KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1

KESIMPULAN DAN REFLEKSI FILOSOFI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA


Oleh Siti Suratmi,S.Pd.
Calon Guru Penggerak Angkatan 11
Kuantan Singingi



A. Pengertian Pendidikan

       Pendidikan dan pengajaran memiliki makna yang berbeda, namun keduanya saling bertautan. Pengajaran adalah bagian dari Pendidikan yaitu memberi ilmu yang berfaedah untuk anak-anak. Sedangkan pendidikan diartikan sebagai tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak dengan maksud menuntun segala kodrat yang ada pada anak yaitu kodrat alam dan zaman.

B. Tujuan Pendidik

      Pendidikan adalah tempat persemaian segala benih-benih kebudayaan yang hidup dalam Masyarakat Maka Tujuan pendidikan ialah menuntun segala kodrat yang ada pada anak, agar mereka mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.


C.  Murid dan Pembelajaran

       

           Sebelum saya mengenali dan mempelajari Modul 1.1 dalam PGP, saya menganggap bahwa murid adalah anak yang membutuhkan didikan dan bimbingan dari seorang guru, harus mematuhi peraturan   yang telah dibuat dan mendapatkan hukuman jika melanggarnya. Karena guru adalah pengganti orang tua. Maka murid harus patuh.


         Sedangkan pembelajaran yang saya ketahui adalah proses belajar di kelas. Pemebelajaran yang terjadi adalah transfer ilmu dari guru untuk murid. Guru menyampaikan materi kepada murid dengan tujuan murid mengetahui dan memahami materi dengan baik dan mendapatkan nilai serendah-rendahnyha pas mencukupi KKM saja, maka pembelajaran dianggap sudah selesai dan bisa pindah ke materi baru tanpa memperhatikan apakah tiap murid sudah benar-benar paham terhadap materi tanpa memperhatikan perbedaan karakter yang dimiliki oleh murid.


           Perubahan pandangan terhadap Murid dan pembelajaran pun terjadi. Tentunya setelah saya mulai mengenali dan memahami modul 1.1 tentang filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam kegiatan Pendidikan Guru Penggerak. Saya menyadari bahwa selama ini banyak kesalahan yang saya lakukan dalam memperlakukan murid dan dalam melakukan pembelajaran.

           Kini saya menyadari bahwa murid memiliki kebebasan untuk berpikir dan berekspresi. Pendidikan harus berpusat pada murid  untuk menumbuh-kembangkan kemampuan murid sesuai kodrat alam dan kodrat zaman, dengan kata lain Pendidikan yang menghamba pada murid. Pendidikan yang mengembangkan seluruh potensi murid secara harmonis, meliputi potensi intelektual, emosional, phisik, sosial, estetika, dan spiritual.

      Begitu juga dengan pandangan terhadap pembelajaran. Pembelajaran yang seharusnya saya lakukan adalah pembelajaran yang berpusat pada murid, pembelajaran yang disertai dengan rasa bahagia, suci hati mendekati murid bukan untuk menuntut murid memahami materi pembelajaran yang dipaksakan. Pembelajaran yang harus saya lakukan adalah pembelajaran yang memenuhi kebutuhan murid baik kognitif, afektif, psikomotor, sosial, budaya dan spiritual yang di dalamnya harus memerhatikan karakter tiap murid yang berbeda-beda.

             
        Pembelajaran bukan hanya diambil dari kegiatan di kelas saja, melainkan bisa menghubungkan nilai-nilai positif yang terkandung pada kekuatan budaya yang ada. Pembelajaran bisa dikolaborasikan dengan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan Masyarakat, tentunya saya hanya menuntun sebagai fasilitator untuk mengembangkan potensi murid yang akan dicapai  murid dengan cara yang mereka sukai (berkreasi) agar tercipta pembelajaran yang menyenangkan.



D. Hal-hal yang perlu di terapkan di sekolah

1.  Menerapkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan dengan melibatkan murid sesuai  dengan metode student center.

2.     Menerpakan pembelajaran abad 21 (Beriman dan bertakwa pada Tuhan  Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif berpikir kritis, dan kolaborasi) sesuai filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan berpegang teguh memerdekakan murid. (Merdeka belajar dan Merdeka Mengajar ) Guru menuntun bukan menuntut.

3.    Menjalin komunikasi yang baik agar dapat dengan mudah memahami karakter tiap  murid yang berbeda-beda, dan dapat menuntunya dalam memenuhi kebutuhan belajarnya.



 

 

 

 

 SEMOGA BERMANFAAT

 

 

 

Jumat, 24 Mei 2024

CONTOH TEKS PROTOKOL PELEPASAN SMP

 Assalamuaikum Wr. Wb.

Yth. Al Ustadz ……………..

Yang saya hormati, Ibu Kepala Sekolah

Yang saya hormati Bapak dan Ibu guru beserta staf tata Usaha SMP Negeri2 Sigingi Hilir

Yang saya hormati Bapak dan ibu Orang Tua siswa kelas 9 beserta tamu undangan yang berbahagia dan teman-teman yang saya sayangi.




 

Pada kesempatan yang Bahagia ini, marilah kita curahkan rasa Syukur ke Hadirat Allah SWT., yang telam memberikan Rahmat dan hidayahnya sehingga pada hari ini kita dapat bertemu dalam acara pelepasan Siswa-Siswi kelas 9 SMP Negeri 2 Singingi Hilir (masukkan tema)

 

Sholawat serta salam,  marilah kita sanjungkan pada Nabi Muhammad SAW dengan megucapkan Allohuma Sholi ala Syaidina Muhammad wa ala ali syaidina Muhammad, semoga kita adalah umat yang mendapatkan syafa’at beliau di yaumil akhir kelak, aamiin.

 

Hadirin yang berbahagia, Adapun susunan acara pada hari ini yaitu:

1.       Pembukaan

2.       Pembacaan ayat suci Al-Qur’an

3.       Sambutan-sambutan

4.       Kur

5.       Inti

6.       Drama musical

7.       Istirahat

8.       Hiburan

9.       Penutup

 

 

1.       Hadirin yang berbahagia, untuk memulai acara ini marilah kita membaca Basmallah Bersama-sama.

2.       Memasuki acara ke dua, pembacaan ayat suci Al-qur’an Oleh anggota Ekskul Tahfidz Qur’an. Kepada (………………………………………………………………………………….) di silahkan.

Sodaqallahul azim.

3.       Acara selanjutnya sambutan -sambutan.

(1)    Sambutan yang pertama dari ketua Komite SMP Negeri 2 Singingi Hilir, kepada Bapak(……………………………………………) disilahkan.

Terima kasih atas sambutanya.

(2)    Selanjutnya, ucapan selamat tinggal dari wakil kelasa 9, kepada …………………………. Di silahkan

(3)    Selanjutya, ucapan selamat jalan dari OSIS SMP negeri 2 Singingi Hilir, kepada …………. Disilahkan.

(4)    selanjutnya, sambutan dari Kepala SMP Negeri 2 Singigni Hilir, sekaligus penyerahan kembali siswa-siswi dari sekolah kepada orang tua siswa secara simbolis. Kepada kepala sekolah ibu Tri Wahyuni,S.Pd.,MM. di silahkan.

(kepada saudara …………………………… dan ………………………… Bersama orang tua di persilahkan untuk maju dan berdiri di samping kepala sekolah diakhiri dengan sepatah dua patah kata dari orang Tua ……………………)

              Atas sambutannya diucapkan terima kasih.

4.       Memasuki acara selanjutnya yaitu Kur, kepada siswa-siswi kelas 9 disilahkan.

Selamat jalan selamat berpisah, semoa bertemu dengan kesuksesan. Aamin.

 

5.       Acara selanjutnya Inti, yaitu ceramah agama sekaligus do’a yang akan disampaikan oleh Al-ustadz ……………………………….. kepada beliau disilahkan.

Teima kasih kami sampaikan kepada Al-ustadz, yang telah memberi siraman Rohani, semoga kami dapat mengambil syafa’at nya dan dapat menerapkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

 

6.       Acara selanjutnya, saksikanlah persembahan dari siswa-siswi kelas 9, Drama Musikal. Kepada siswa-siswi kelas 9 disilahkan.

 

7.       Acara selanjutnya istirahat.

 

(kepada para tamu undangann disilahkan untuk menikmati hidangan di plasmanan)

8.       Acara selanjutnya, hiburan-hiburan….

(1)    Yang pertama, saksikanlah persembahan Ekstrakurikuler Paskibra, kepada anggota Paskibra disilahkan. Beri tepuk tangan yang meriah

(2)    Tari Modern

(3)    Atraksi Sains

(4)    Ekskul Pramuka

(5)    Tari Masal

9.       Acra selanjutnya penutup, mari kita tutup dengan mengucap Hamdalah dan bersalaman seluruh Siswa-siswi kelas 9, wali murid dan guru.

 

Dari kami selaku pembawa acara mengucapkan terima kasih atas perhatian, mohon maaf atas kesalahan, kami akhiri

Wasalamualaikum Wr, Wb.

 

Selasa, 23 April 2024

Cara Menulis Daftar Pustaka

 

Cara membuat daftar pustaka


1. Jika nama penulis buku terdiri dari Dua kata maka penulisannya dibalik. 

Contoh: Melda Sari
Menjadi> Sari, Melda.

 
Contoh: Anugerah Riau Milano
Menjadi> Milano, Anugerah Riau.

Jika penulisannya lebih dari satu orang hanya nama orang pertama saja yg dibalik.
Menjadi> Sari Melda, Anugerah Riau Milano dan Siti Suratmi.

2. Tahun penerbitan buku
3. Judul Buku/Karya
Jika sudah ditrbitkan penulisannya cetak miring jika blm diterbitkan penulisannya menggunakan tanda kutip

Sepotong Hati yang Baru

"Sepotong hati yang Baru"

4. Kota terbit
5. Penerbit

Contoh

Nama asli : Irma AgustinAlia, S. pd.

AgustinAlia, Irma. 2018. Buku Kerja Peserta Didik Bahasa Indonesia pendekatan Saintifik Kurikulum 2013.Jawa Tengah:Grafika Dua Tujuh.

Senin, 01 April 2024

Surat Pribadi

 

Assalamualaikum wr.wb.

Hari ini saya akan mengurlas sedikit materi tentang surat. Materi yang terdapat pada Pelajaran Bahaa Indonesia kels 7 semester genap. Bagi siapa pun yang menemukan informasi ini, semoga dapat memberi manfaat yaa.. yuk kita bahas  surat.

 

Surat adalah sarana komunikasi tertulis. Surat merupakan media penyampaian informasi yang masih digunakan sampai saat ini meskipun saat ini sudah ada media surat elektronik.  Ada dua jenis surat, yaitu surat pribadi dan suratdinas/resmi. Surat memiliki tiga komponen penting yaitu penulis, isi dan penerima.

A.      Pengertian Surat Pribadi

Surat pribadi adalah bentuk komunikasi tertulis (surat-menyurat) Yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai pribadi bukan sebagai wakil atau urusan yang berkaitan dengan kelembagaan/kedinasan/resmi.

Ciri-ciri surat pribadi

a)      Bahasa : Bahsa yang digunakan dalam surat pribadi adalah Bahasa yang tidak baku dan santai.

b)      Isi: isi surat pribadi bersifat pribadi biasanya berupa luapan perasaan.

c)       Struktur: Struktur surat pribadi tidak baku

d)      Salam : salam pembuka dan penutup dan penutup dalam surat pribadi bersifat informal.


Struktur suarat pribadi

a)      Kepala Surat : Berisi Alamat dan tanggal penulisan surat

b)      Salam Pembuka : Salam pembuka dalam surat pribadi bersifat informal seperti sapaan dalam sehari-hari “hai”, “apa kabar?”, “Halo” dan sebagainya.

c)       Isi surat: berisi tentang kabr, curahan hati, cerita pengalaman, undangan.

d)      Penutup: berisi harapan penulis atau kesan

e)      Salam penutup: salam penutup dalam surat pribadi bersifat informal seperti “sampai jumpa”, salam rindu:, “salam hangat”.

f)        Tanda tangan: berisi nama dan tanda tangan pengirim surat.


D.      Contoh Surat Pribadi

    Telaah surat pribadi di atas yaitu:

    Penulis surat : Giati

   Penerima Surat : Aim

   Isi Surat: keingintahuan Giati terhadap perasaan Aim yang bersekolah di sekolah bertaraf internasional, dan memberitahu Aim bahwa Giati akan liburan ke rumah pamanya di Samarinda  dan berharapdapat bertemu Aim.






Sumber

Kemdikbud.2017.Bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII. Jakarta: Balitbang, Kemdikbud.